5 Bahaya Edit Foto AI Pakai Grok Seperti yang Lagi Viral

5 Bahaya Edit Foto AI Pakai Grok Seperti yang Lagi Viral

Sumber: Mashable

Belakangan waktu ini, media sosial Twitter atau X diramaikan dengan tren edit foto pakai Grok AI yang memungkinkan siapa saja untuk mengubah gambar yang dibagikan di platform hanya dengan beberapa klik saja, termasuk foto pribadi, karya seni, atau konten lainnya. Masalahnya, tren edit AI tersebut tidak menyediakan opsi opt-out atau persetujuan terlebih dahulu dari pemilik gambarnya sehingga gambar yang kamu unggah bisa langsung dimodifikasi oleh pengguna lain tanpa sepengetahuanmu.

Fenomena ini memicu kekhawatiran serius dari banyak content creator dan pengguna karena berpotensi disalahgunakan untuk manipulasi visual, pencemaran nama baik, atau penyebaran konten yang merugikan. Lantas, apa saja bahaya edit foto AI yang lagi viral belakangan ini? Yuk, simak sejumlah bahaya edit foto AI pakai chatbot AI di bawah ini!

Kehilangan Kontrol atas Foto Pribadi

Salah satu bahaya edit foto AI yang lagi tren belakangan ini adalah kehilangan kontrol atas foto pribadi. Dengan adanya fitur AI editing seperti di Grok AI, siapa pun bisa mengubah gambar publik yang diposting tanpa perlu izin atau persetujuan dari pemilik aslinya karena tidak ada opsi opt‑out untuk mencegah foto kamu dimanipulasi oleh pengguna lain.

Dampaknya, foto keluarga, potret diri, atau karya visual yang kamu unggah bisa dipakai, diubah, dan dibagikan kembali dalam bentuk yang sama sekali tidak kamu setujui atau prediksi. Hal ini tidak hanya jadi kekhawatiran bagi kreator konten, tetapi juga bagi pengguna umum karena foto pribadi dapat mengalami modifikasi yang merusak konteks, sifat privasi, atau bahkan menimbulkan interpretasi yang salah terhadap identitas kamu.

Bahaya_Edit_Foto_AISumber: Fairfax County

Potensi Deepfake

Tren edit foto AI seperti yang sedang ramai dengan Grok juga membuka peluang munculnya potensi deepfake, yakni konten visual atau video AI yang tampak sangat realistis tetapi sepenuhnya palsu. Deepfake ini bisa dipakai untuk menyusun gambar atau video seseorang saat melakukan atau mengatakan hal yang tidak benar. Apalagi video hasil editing AI kini biasanya punya kualitas yang semakin tinggi dan sulit untuk dibedakan dari konten asli.

Ini menjadi masalah serius di ranah informasi publik, karena gambar yang dimanipulasi dapat menyebar cepat dan memengaruhi persepsi publik sebelum fakta bisa diklarifikasi. Selain soal misinformasi, deepfake juga berpotensi merusak reputasi individu kalau wajah atau suara seseorang disalahgunakan dalam konteks yang negatif, tidak pantas, atau bahkan eksplisit tanpa persetujuan mereka.

Tidak hanya figur publik, orang biasa pun bisa menjadi korban manipulasi semacam ini, yang bisa berdampak pada hubungan sosial, karier, hingga keamanan pribadi. Karena teknologi deepfake semakin mudah dijangkau, risiko penyalahgunaan ini makin nyata dan mendorong seruan bagi regulasi yang lebih ketat serta alat deteksi yang lebih canggih untuk menangkal konten palsu semacam ini.  

Baca juga: Ini Dia Sejumlah Fitur Grok AI yang Lagi Viral di Twitter

Potensi Pelanggaran Hak Cipta dan Hak Milik Kreatif

Salah satu bahaya edit foto AI berikutnya yang perlu kamu waspadai adalah potensi pelanggaran hak cipta dan hak milik kreatif. Penggunaan AI untuk editing gambar juga menimbulkan risiko serius terhadap hak cipta dan hak milik kreatif, baik untuk fotografer, ilustrator, maupun pemilik karya visual lainnya. Banyak model AI dilatih menggunakan dataset besar yang mencakup karya berlisensi tanpa memperoleh izin dari pencipta aslinya, lalu menghasilkan gambar baru yang secara substansial mirip dengan karya tersebut.

Hal itu tentunya membuka peluang munculnya klaim pelanggaran hak cipta atau sengketa hukum di masa depan jika konten itu digunakan secara komersial atau disebarkan luas. Fenomena ini sudah terlihat dalam berbagai kasus hukum di mana perusahaan AI atau platform image generator dituduh melanggar hak cipta karena menghasilkan atau memodifikasi gambar yang menyerupai karakter dan karya berlisensi tanpa izin.

Manipulasi dan Konten Misinformasi

Bahaya edit foto AI yang perlu diwaspadai berikutnya adalah memicu manipulasi dan penyebaran konten misinformation yang berbahaya. Teknologi AI generatif terkini mampu menciptakan gambar dan video yang tampak sangat realistis tetapi sepenuhnya palsu. Hal ini memungkinkan pihak tertentu untuk memanipulasi konten publik untuk menyebarkan narasi yang salah atau menyesatkan.

Terlebih lagi berbagai gambar palsu tentang peristiwa politik, bencana, atau pernyataan tokoh juga bisa diciptakan dengan lebih mudah dengan bantuan tools AI. Fenomena ini juga berdampak lebih luas terhadap kepercayaan publik terhadap media dan informasi digital karena ketika banyak gambar atau video yang dimanipulasi beredar, orang cenderung meragukan semua konten visual, bahkan yang faktual.  

Bahaya_Edit_Foto_AISumber: Medium

Potensi Pencemaran Nama Baik

Tren edit foto AI seperti Grok AI memang bisa menimbulkan dampak yang sekilas lucu atau kreatif, tetapi di baliknya ada risiko serius berupa potensi pencemaran nama baik. Dengan teknologi AI yang semakin mahir menghasilkan gambar dan video yang sangat realistis, wajah atau identitas seseorang bisa dipasang untuk tindakan yang merugikan atau tidak sesuai kenyataan.

Misalnya, tools editing AI dibuat untuk menghasilkan foto palsu terkait seorang figur publik yang seolah‑olah terlibat melakukan tindakan yang tidak pernah dilakukan. Ketika konten palsu seperti itu tersebar luas di media sosial tanpa penanda sebagai hasil AI, reputasi individu bisa langsung terpengaruh secara negatif dan sulit untuk diperbaiki.

Itulah beberapa bahaya edit foto AI yang perlu kamu waspadai. Nah, agar pengalaman menggunakan AI di handphone lebih maksimal, pastikan perangkatmu sudah mendukung teknologi AI secara optimal. Salah satu contohnya adalah Samsung Galaxy S25 yang sudah dibekali teknologi Galaxy AI.

Dengan perangkat ini, kamu bisa langsung mengakses Google Gemini Live hanya dengan menekan tombol samping, sehingga setiap aktivitas sehari‑hari menjadi lebih mudah berkat asistensi cepat dari Gemini. Selain itu, kamu juga bisa menemukan berbagai handphone dengan dukungan AI lainnya di Eraspace lengkap dengan penawaran menarik.

Di Eraspace, setiap pembelian menghadirkan keuntungan tambahan seperti potongan harga spesial, jaminan barang asli, dan gratis ongkir. Jangan lupa untuk menjadi member MyEraspace agar bisa mengumpulkan poin yang nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai reward menarik. Yuk, segera kunjungi situs resmi Eraspace atau download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Intip 5 Fitur AI Google Photos Terbaru, Edit Foto Jadi Lebih Mudah!



Copyright © 2013-present Magento, Inc. All rights reserved.