6 Cara Menjaga Kesehatan Baterai MacBook Agar Lebih Awet
Sumber: The Guardian
MacBook memang terkenal punya kualitas ketangguhan dan ketahanan baterai yang luar biasa dibanding perangkat laptop biasa. Namun, di balik reputasinya tersebut, baterai MacBook tetaplah komponen baterai lithium-ion yang bersifat habis pakai dan akan mengalami penurunan kapasitas seiring waktu jika tidak dirawat dengan benar. Apalagi jika kamu sering menggunakan MacBook untuk kebutuhan pekerjaan berat atau full day tanpa jeda.
Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui sejumlah cara menjaga kesehatan baterai MacBook sehingga bisa punya masa pakai yang lebih bertahan lama. Ada beberapa praktik sederhana yang bisa membantu memperlambat laju penuaan kimia baterai, seperti memanfaatkan fitur Optimized Battery Charging di macOS. Nah, berikut ini sejumlah cara menjaga kesehatan baterai MacBook yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini!
Aktifkan Optimized Battery Charging
Salah satu cara menjaga kesehatan baterai MacBook yang bisa dicoba untuk membuat masa pakai perangkat jadi lebih bertahan lama adalah mengaktifkan fitur optimized battery charging. Fitur bawaan macOS ini didesain agar kebiasaan pengisian daya harianmu dan mengatur proses pengisian agar baterai tidak terlalu lama berada di level penuh 100%. Hal ini berguna untuk dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai lithium-ion.
Dengan aktifnya fitur ini, MacBook akan menunda pengisian di atas sekitar 80% sampai mendekati waktu kamu akan menggunakan perangkat tanpa colokan. Dengan begitu, kamu dapat mengurangi stres kimia pada baterai yang muncul ketika baterai penuh terlalu lama. Untuk mengaktifkan fitur optimized battery charging ini, kamu bisa mengikuti sejumlah langkah di bawah ini.
- Buka menu “System Settings”.
- Lalu pilih opsi “Battery”.
- Kemudian klik ikon “i” atau informasi di bagian “Battery Health”. Pastikan status “Optimized Battery Charging” dalam posisi “on”.
- Apple mengaktifkan fitur ini secara default di banyak model MacBook terbaru karena terbukti membantu memperpanjang umur baterai dengan cara mengurangi waktu baterai dalam keadaan penuh tanpa perlu kamu mengatur batasan manual.
Sumber: ZDNET
Jangan Selalu Cas Baterai Hingga 100%
Cara menjaga kesehatan baterai MacBook yang bisa kamu coba selanjutnya adalah tidak mengisi daya baterai hingga 100% secara terus menerus. Baterai MacBook menggunakan teknologi lithium-ion yang secara kimia mengalami stres jika sering berada dalam keadaan level penuh 100% dalam waktu lama. Terlalu sering mengisi hingga penuh dan membiarkan baterai tetap berada di tingkat 100% dapat mempercepat proses degradasi kapasitasnya seiring waktu karena tegangan tinggi dan panas yang dihasilkan.
Kamu bisa menjaga baterai MacBook pada kisaran sekitar 20–80% untuk membantu memperlambat laju penuaan sel baterai. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh sekali-kali mengisi hingga 100%, tetapi sebaiknya kamu tidak menjadikannya sebagai kebiasaan harian karena dapat mengurangi umur pakai efektif baterai MacBook.
Baca juga: 6 Cara Cas Laptop yang Benar Agar Umur Baterai Lebih Awet
Hindari Baterai Habis Hingga 0%
Saat kamu menggunakan MacBook, salah satu kebiasaan yang sebaiknya dihindari adalah membiarkan baterai habis total hingga 0% sebelum mengecasnya kembali. Baterai lithium-ion yang digunakan MacBook tidak menyukai kondisi deep discharge seperti itu. Jika baterai benar-benar kosong sampai mati dalam periode yang berulang, sel baterai bisa masuk ke kondisi discharge yang terlalu dalam dan berisiko mengurangi kemampuan baterai untuk menerima dan menyimpan daya di kemudian hari.
Hal itu juga bisa mempercepat laju degradasi kapasitas baterai secara kimiawi dan membuat umur baterai menjadi lebih pendek dari seharusnya. Oleh karena itu, sebaiknya kamu sudah mulai mengisi ulang ketika baterai turun sekitar 20–30% ketimbang menunggu indikator mencapai 0%
Jaga Suhu Ruangan Ideal antara 10–35 °C Saat Digunakan
Salah satu cara menjaga kesehatan baterai MacBook yang bisa kamu coba lakukan adalah dengan menjaga suhu ruangan ideal antara 10–35 °C saat digunakan. Hal ini membuat memastikan sel baterai tetap berada dalam kondisi kimia yang stabil dan tidak mengalami stres berlebihan akibat panas ekstrem. Paparan suhu yang jauh di atas 35 °C juga dapat berdampak buruk pada kapasitas baterai secara permanen.
Oleh karena itu, sebaiknya kamu menghindari penggunaan MacBook di tempat yang sangat panas seperti di bawah sinar matahari langsung atau ruangan tanpa ventilasi yang baik. Begitu pula saat suhu terlalu rendah, performa sementara baterai juga bisa turun drastis.
Sumber: CNN
Redupkan Kecerahan Layar dan Matikan Lampu Keyboard Jika Tidak Perlu
Salah satu cara jaga kesehatan baterai MacBook yang perlu kamu ketahui selanjutnya adalah meredupkan kecerahan layar dan menonaktifkan lampu keyboard. Layar MacBook termasuk salah satu komponen yang paling banyak menyedot daya baterai sehingga baterai akan terkuras lebih cepat dari kebutuhan sesungguhnya.
Hal yang sama juga berlaku pada fitur lampu keyboard backlit. Fitur ini memang memudahkan penggunaan pada kondisi cahaya rendah, tetapi menyalakannya secara terus-menerus saat tidak diperlukan dapat membuat penggunaan daya baterai jadi lebih boros. Kamu bisa mematikan lampu keyboard saat tidak dibutuhkan atau mengatur agar backlight otomatis mati setelah periode tidak aktif.
Gunakan Fitur Low Power Mode Saat Baterai Mulai Menipis
Cara berikutnya untuk menjaga kesehatan baterai MacBook jadi lebih hemat dan awet adalah dengan menggunakan fitur Low Power Mode saat daya baterai mulai menipis. Fitur Low Power Mode berguna untuk mengatur ulang beberapa pengaturan sistem untuk mengurangi konsumsi daya seperti menurunkan kecerahan layar atau menyesuaikan kinerja prosesor sehingga baterai bisa bertahan lebih lama.
Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengaktifkan fitur Low Power Mode ini.
- Buka menu “System Settings”.
- Klik opsi “Battery”.
- Lalu aktifkan opsi “Low Power Mode” pada pilihan yang tersedia.
Nah, itu dia sejumlah cara menjaga kesehatan baterai pada perangkat MacBook agar tetap awet dan tahan lama. Pastikan juga laptop yang kamu gunakan sudah dilengkapi sistem keamanan yang mumpuni.
Salah satu contohnya adalah Apple MacBook Pro M4 14 inci. Perangkat ini punya fitur FileVault yang dapat menjaga seluruh file dan aplikasi tetap terenkripsi dengan baik, sehingga data pribadi tidak mudah diakses pihak lain.
Selain itu, MacBook ini juga memiliki perlindungan yang kuat terhadap ancaman virus maupun malware. Kamu bisa mendapatkan MacBook ini secara mudah melalui Eraspace. Di Eraspace, ada banyak promo menarik mulai dari potongan harga, diskon khusus, hingga penawaran gratis ongkir.
Eraspace juga memberikan jaminan produk original dan berbagai promo bank yang bisa dimanfaatkan. Jangan lupa bergabung sebagai member MyEraspace agar bisa mengumpulkan poin yang nantinya dapat ditukar dengan berbagai reward menarik dari Eraspace.
Baca juga: Spesifikasi Macbook Pro M4 Pro yang Punya Performa Sangat Gahar