7 Perbedaan Padel vs Pickleball, Harus Diketahui Sebelum Bermain!
Sumber: Freepik & Rockstar
Padel dan pickleball menjadi dua olahraga yang belakangan ini ramai dimainkan orang. Pola permainannya yang seru dan cocok untuk dimainkan bersama menjadikan kedua olahraga ini semakin digemari banyak orang. Padel dan pickleball sekilas memang terlihat sama, apalagi keduanya sama-sama menggunakan raket dan bola yang membuatnya semakin terlihat mirip.
Tetapi sebenarnya ada beberapa perbedaan yang terlihat jika kamu perhatikan lebih dalam. Perbedaan padel vs pickleball bisa dilihat dari cara bermain, aturan, bola, raket, hingga lapangannya. Kalau kamu sudah terbiasa main padel, kamu tetap perlu mempelajari lagi cara bermain pickleball karena memang konsepnya berbeda. Apa perbedaan lainnya? Coba simak penjelasan perbandingan padel vs pickleball berikut ini!
Gabungan Olahraga yang Berbeda
Perbedaan padel vs pickleball yang paling dasar adalah penggabungan olahraga yang berbeda. Pickleball merupakan olahraga yang menggabungkan elemen ping pong, badminton, dan tenis. Bola bergerak cepat, pantulannya rendah, dan permainan terasa lebih ringan serta cepat. Ritme permainan pickleball cenderung mengandalkan refleks dan kontrol bola, membuat pickleball yang lebih mudah untuk pemula.
Sementara itu, padel merupakan kombinasi squash dan tenis. Unsur squash terlihat dari penggunaan dinding kaca yang bisa dimanfaatkan untuk memantulkan bola. Pola permainannya lebih strategis karena kamu harus membaca arah pantulan. Hal inilah yang membuat padel terasa lebih dinamis dan penuh taktik.
Raket yang Dipakai
Sebenarnya perbandingan padel vs pickleball yang paling terlihat adalah jenis raket yang dipakai. Raket padel terlihat lebih tebal dan bulky karena terbuat dari bahan komposit seperti karbon atau fiberglass. Permukaannya padat tanpa senar, dilengkapi lubang-lubang kecil untuk aerodinamika dan kontrol. Biasanya juga ada tali pengaman yang melingkar di pergelangan tangan.
Sedangkan raket untuk olahraga pickleball bentuknya lebih kecil dan tipis daripada raket padel. Tetapi keduanya sama-sama raket tanpa senar. Untuk raket pickleball terbuat dari komposit ringan sehingga mudah dikontrol. Tidak ada lubang di permukaan raket, membuat pukulan terasa lebih solid. Desain raket ini akan membuat pickleball terasa lebih ringan dan cepat dimainkan.
Sumber: Pickleball Court
Bola yang Digunakan
Perbedaan yang juga terlihat jika kamu amati lebih dalam adalah bola yang digunakan dalam permainan. Olahraga padel menggunakan bola tenis bertekanan rendah yang sedikit lebih kecil dan tidak terlalu memantul. Bola ini terasa lebih berat dan memberi kontrol lebih saat rally panjang. Pantulan yang lebih rendah membuat permainan padel terasa lebih strategis karena pemainnya harus pintar mengatur arah dan tempo bola.
Di sisi lain, olahraga pickleball memakai bola plastik berlubang yang mirip bola wiffle, tapi lebih keras. Pantulannya lebih rendah dan kecepatannya stabil, bobotnya lebih ringan, membuat bola pickleball lebih mudah dikontrol oleh pemainnya. Inilah yang membuat olahraga ini cepat populer dan lebih mudah dimainkan pemula.
Baca juga: 7 Manfaat Olahraga Padel yang Baik untuk Kesehatan Tubuh
Sistem Skor
Sistem skor olahraga padel dan pickleball juga berbeda, dimana pada permainan padel mengikuti aturan tenis, yaitu 15, 30, 40, lalu game. Pertandingan dimainkan dalam format best of three set. Set dimenangkan oleh tim yang lebih dulu meraih enam game dengan selisih dua poin. Jika skor mencapai 6-6, pertandingan dilanjutkan dengan tie-break.
Sementara itu, pickleball menggunakan sistem skor yang lebih sederhana. Permainan dimainkan hingga 11 poin, dan tim harus menang dengan selisih minimal dua poin. Hanya tim yang melakukan servis yang bisa mencetak poin. Format pertandingannya adalah best of three games, benar-benar mirip seperti bulutangkis.
Ukuran & Desain Lapangan
Perbedaan padel dan pickleball selanjutnya terlihat dari bentuk lapangannya. Padel dimainkan di lapangan tertutup yang dikelilingi kaca dan pagar besi. Ukuran lapangannya sekitar 33 ft x 66 ft, mirip lapangan squash tetapi lebih lebar. Dinding kaca ini bukan sekadar pembatas, tapi bagian dari permainan karena bola boleh memantul darinya. Net padel memiliki tinggi sekitar 34,6 inci.
Sedangkan, lapangan pickleball areanya lebih dan bisa dimainkan di lapangan terbuka, mirip lapangan badminton. Ukurannya 20 ft x 44 ft, tanpa dinding pembatas di sekelilingnya. Di dekat net ada area khusus bernama “kitchen” atau non-volley zone yang tidak boleh digunakan untuk smash. Desain lapangan ini membuat permainan lebih cepat dan intens.
Sumber: Smart Local
Cara Servis
Perbandingan padel vs pickleball bisa kamu lihat dari cara servis bola di awal permainan. Servis dalam padel dilakukan dengan memantulkan bola terlebih dahulu ke lapangan, di belakang garis servis. Setelah itu, bola dipukul di bawah pinggang ke arah kotak servis lawan secara diagonal. Pemain mendapat dua kesempatan servis seperti tenis. Bola boleh memantul ke dinding kaca setelah masuk kotak servis lawan.
Sedangkan di olahraga pickleball, servis dilakukan langsung dari udara dengan pukulan underhand tanpa memantulkan bola. Bola harus melewati non-volley zone dan mendarat di kotak servis lawan secara diagonal. Servis hanya boleh satu kali dan harus dilakukan di bawah pinggang. Perbedaan aturan ini sangat memengaruhi ritme awal permainan antara padel dan pickleball.
Jumlah Pemain
Dari sisi jumlah pemain juga berbeda, padel selalu dimainkan dalam format ganda, artinya satu lapangan diisi oleh empat pemain. Permainan ini memang dirancang untuk kerja sama tim dan komunikasi antar pasangan. Hal ini dikarenakan lapangannya luas dan menggunakan dinding, bermain sendiri hampir tidak memungkinkan, itulah sebabnya padel sering jadi olahraga sosial.
Ada sedikit perbedaan dengan pickleball yang bisa dimainkan single maupun double. Kamu bisa main sendiri kalau mau latihan atau sekadar seru-seruan. Ukuran lapangannya yang kecil membuat pergerakan tetap terjangkau untuk satu orang.
Itulah beberapa perbedaan padel vs pickleball yang harus kamu ketahui sebelum bermain. Pastikan kamu sudah paham kedua olahraga ini karena memang perbedaannya cukup banyak. Jika kamu menyukai olahraga yang cepat, dinamis, dengan rally intens, pilihlah padel. Sedangkan kalau kamu lebih suka olahraga yang santai, mudah dipelajari, membutuhkan presisi dan taktik di dekat net olahraga pickleball bisa jadi pilihan terbaik.
Nah, karena keduanya merupakan olahraga sosial yang dimainkan bersama-sama, pastikan suasana di lapangan selalu hidup dan menyenangkan. Sebelum pergi bermain, pastikan kamu membawa Sony SRS-ULT10 Portable Speaker. Putar lagu favorit dengan beat yang membuat semangat supaya permainan semakin terasa fun dan penuh semangat.
Speaker ini bisa hasilkan suara dengan audio yang jernih dengan bass yang sudah ditingkatkan. Desainnya juga ringkas dan compact, mudah untuk dibawa ketika berolahraga. Untuk bisa memiliki speaker ini, kamu bisa membelinya melalui Urban Republic. Ada potongan harga menarik dan penawaran gratis ongkir yang bisa kamu dapatkan di Urban Republic.
Supaya belanja jadi lebih untung, pastikan kamu sudah bergabung menjadi member MyEraspace dan nikmati beragam keuntungannya!
Baca juga: Kenali Olahraga Pickleball yang Lagi Viral & Mirip Olahraga Padel