Sejumlah Game Open World Gagal Ini Justru Semakin Diminati
Sumber: ubisoft
Game bertemakan open world menjadi salah satu pilihan banyak pemain yang ingin merasakan eksplorasi banyak hal, selain menyelesaikan misi utama. Hal ini tidak terlepas dari sulitnya pengembang dalam menciptakan dunia game yang luas lewat game open world dan bisa memenuhi ekspektasi para gamers.
Tidak sedikit, game open world yang dianggap gagal padahal digadang-gadang menawarkan keseruan berbeda dari game-game sebelumnya. Uniknya, game open world gagal ini justru semakin diminati karena adanya update atau pembaruan yang dilakukan pihak pengembang demi memenuhi ekspektasi gamers sebelumnya.
Lalu, apa saja sejumlah game open world gagal yang malah berbalik diminati? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Assassin’s Creed Origins
Siapa sangka jika salah satu franchise milik Ubisoft, Assassin’s Creed untuk seri Origins dianggap game open world gagal. Hal ini karena rutinnya Ubisoft merilis seri Assassin’s Creed setiap tahun namun terasa jenuh. Namun, keraguan di awal ketika Origins diluncurkan justru berhasil membuatnya banyak diminati.
Ubisoft berani melakukan perubahan besar yang membuat Origins terasa jauh lebih segar lewat kualitas imersif meningkat, cerita lebih kuat, dan sistem eksplorasi bikin pemain betah berlama-lama. Ditambah dengan latar Mesir kuno yang luas, penuh detail, indah, dan terdapat hal menarik untuk ditemukan.
Perjalanan Bayek sebagai karakter utama terasa lebih emosional dan punya pondasi cerita jelas sehingga pemain benar-benar merasa terhubung dengan dunia dan konfliknya. Walau sempat mendapat respon dingin di awal, Origins justru menjadi titik balik dalam membuka era baru yang lebih modern.

Sumber: cyberpunknet
Cyberpunk 2077
Bicara game open world gagal tidak lengkap rasanya jika tidak memasukkan Cyberpunk 2077 ke dalamnya. Berkat trailer perdana yang tampak ambisius dan memukau, membuat game ini paling ditunggu sejak pertama kali diumumkan. Sayangnya, ketika game dirilis justru datang dalam kondisi berantakan dengan banyaknya bug, performa tidak stabil, dan banyak pemain menyerah untuk bermain sebelum sempat menikmati cerita.
Uniknya, Cyberpunk 2077 menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah game bisa bangkit setelah jatuh melalui serangkaian update besar, perbaikan performa, dan penyempurnaan fitur yang membuat kualitasnya perlahan meningkat dari waktu ke waktu. Kini, game ini sudah jauh lebih matang dan nyaman untuk dimainkan, bahkan dibilang berada di kondisi terbaiknya.
Death Stranding
Lanjut ke Death Stranding dalam daftar game open world gagal namun justru banyak diminati. Mengingat, Hideo Kojima selaku penciptanya berani keluar dari zona nyaman dengan mencoba sesuatu yang benar-benar beda. Apalagi konsepnya terdengar ambisius sebagai game open world besar yang fokus pada perjalanan kaki dari satu titik ke titik lain dengan visual super realistis.
Hanya saja, saat dimainkan, ide aneh ini justru terasa memiliki daya tarik kuat yang bikin ketagihan. Hal ini ini tidak terlepas dari loop gameplay terasa memuaskan, visual lebih keren dari yang terlihat di trailer, hingga cara bercerita Kojima dibuat layaknya film blockbuster. Walaupun sempat diragukan, Death Stranding membuktikan kesuksesannya hingga berlanjut ke sekuel yang rilis tahun lalu.
Dying Light
Kemudian ada Dying Light yang sedari awal diposisikan sebagai game open world bertema zombie, namun ingin tampil beda. Hal ini bisa dilihat melalui lewat sistem parkour dan ritme gameplay lebih cepat. Namun sebelum rilis, banyak pemain ragu game akan kesuksesannya dengan mempertanyakan apakah proyek benar-benar selesai karena penundaan dan perubahan internal yang terus terjadi.
Lalu, ketika dirilis kondisinya memang belum sempurna dengan sejumlah bug dan masalah performa cukup mengganggu. Seiring berjalannya waktu, Techland terus memperbaiki lewat update yang membuat game perlahan menjadi lebih stabil dan enak untuk dimainkan. Setelah masalah teknis dibereskan, kekuatan Dying Light terlihat meliputi eksplorasi seru, aksi intens, dan sensasi bertahan hidup lebih menegangkan.
Baca juga: 6 Karakter NPC Paling Ikonik yang Sangat Dikenal Para Gamers
Horizon Zero Dawn
Keseruan Horizon Zero Dawn yang lahir sebagai langkah berani Guerrilla Games saat mereka meninggalkan seri Killzone dan mencoba sesuatu yang benar-benar baru ternyata masuk ke dalam daftar game open world gagal. Game ini memperkenalkan dunia pasca apokaliptik unik dengan manusia hidup berdampingan bersama satwa mekanik.
Walaupun konsepnya terdengar keren, sempat ada keraguan apakah game bisa bersaing dengan judul open world besar lainnya. Namun begitu dirilis, game ini berhasil membungkam semua keraguan itu lewat dunia yang terasa hidup, penuh aktivitas, dan dipenuhi lokasi menarik untuk dieksplorasi. Setiap perjalanan terasa rewarding karena selalu ada hal baru yang bisa ditemukan, baik dari sisi cerita maupun tantangan.
Ditambah gameplay loop berburu Machines yang seru dan taktis, game ini akhirnya terbukti sesuai, bahkan melampaui ekspektasi yang dibangun sejak trailer dan cuplikan gameplay-nya.
Kingdom Come: Deliverance
Game open world gagal berikutnya adalah Kingdom Come: Deliverance yang sejak pertama kali diumumkan banyak pemain meragukan apakah game simulasi open world bertema abad pertengahan ini benar-benar menarik. Konsepnya memang terdengar unik, namun tidak sedikit yang khawatir gameplay-nya akan terasa lambat dan membosankan.
Namun ketika dirilis, game ini justru tampil jauh lebih solid dari dugaan, dengan cerita kuat dan sistem gameplay realistis yang bikin pemain betah berjam-jam. Kesuksesan ini akhirnya membuktikan bahwa Warhorse Studios mampu mewujudkan visi dengan serius, bukan sekadar menjual ide. Reputasi Kingdom Come: Deliverance semakin kuat seiring waktu, apalagi setelah banyak pemain menyadari betapa detail dan imersif dunianya.

Sumber: nomansky
No Man’s Sky
Judul game open world gagal yang terakhir dalam daftar ini adalah No Man’s Sky. Sejak awal pengumumannya sendiri langsung memancing keraguan karena ambisi yang menghadirkan semesta nyaris tidak terbatas dan terdengar terlalu muluk-muluk untuk diwujudkan. Keraguan itu semakin kuat saat ketika game dirilis dalam kondisi berantakan, penuh bug, dan banyak fitur penting yang belum sesuai janji awal.
Namun bukannya ditinggalkan, game ini justru terus dibenahi lewat update besar-besaran dengan penambahan konten, perbaikan performa, dan memoles berbagai aspek yang terasa kasar. Perlahan tapi pasti, visi awal No Man’s Sky mulai terbentuk seperti yang dulu dibayangkan para pemain. Update berkelanjutan membuat eksplorasi lebih hidup, aktivitas semakin variatif, dan pengalaman bermain lebih matang dibanding versi rilisnya.
Kini, game ini sering dianggap sebagai salah satu contoh terbaik game yang berhasil bangkit dari kekecewaan. Bahkan, banyak yang menilai game ini menjadi salah satu open world paling impresif dan ambisius yang pernah dibuat.
Itu dia sejumlah daftar game open world gagal, namun berhasil bangkit hingga banyak diminati para gamers karena keseruan di dalamnya. Jika kamu tertarik untuk memainkan salah satu dari daftar game ini, tentunya kamu membutuhkan perangkat gaming yang mumpuni. Salah satu pilihannya adalah konsol PlayStation 5.
Tentunya, kamu bisa mendapatkan konsol PS5 secara online melalui Urban Republic. Caranya dengan mengunjungi website resmi Urban Republic. Jadi tunggu apalagi? Yuk, temukan perangkat gaming impianmu secara mudah hanya din Urban Republic.