Hindari 7 Kesalahan Menggunakan ChatGPT Ini Agar Jawaban Lebih Tepat

Hindari 7 Kesalahan Menggunakan ChatGPT Ini Agar Jawaban Lebih Tepat

Sumber: Forbes

ChatGPT kini menjadi platform berbasis AI yang selalu diandalkan banyak orang untuk membantu kesehariannya. Mulai dari menjawab pertanyaan wawasan umum yang dibutuhkan pengguna, hingga untuk merangkum dokumen pekerjaan. ChatGPT selalu menyediakan jawaban yang solutif dan bisa mempermudah hidup penggunanya. 

Tetapi kamu pasti pernah merasa kurang puas dengan responnya, karena jawaban ChatGPT salah dan kurang memuaskan. Hal ini bisa terjadi karena berbagai hal, bisa karena koneksi internet yang buruk ataupun prompt yang kamu berikan kurang tepat. Kesalahan menggunakan ChatGPT akan berpengaruh pada hasil atau jawaban yang kurang optimal. 

Untuk bisa merasakan bantuan ChatGPT yang benar-benar helpful dan selalu memberikan jawaban tepat, pastikan kamu menghindari beberapa kesalahan menggunakan ChatGPT berikut ini! 

Menanyakan Hal yang Terlalu Umum 
Kesalahan menggunakan ChatGPT yang paling sering terjadi adalah ketika pengguna menanyakan hal yang sifatnya terlalu umum. Pertanyaan yang sifatnya umum akan membuat ChatGPT bingung memberikan jawaban karena detail tidak ada detail pertanyaan yang jelas. Sedangkan pengguna mengharapkan mendapat jawaban yang detail dan jelas, tapi pertanyaan yang diberikan kurang lengkap. 

Misalnya kamu ingin membuat caption Instagram menggunakan ChatGPT, tetapi prompt yang kamu berikan hanya “buatkan saya caption Instagram”. Arahan ini tentunya tidak lengkap, bisa membuat jawaban ChatGPT salah dan kurang memuaskan penggunanya. Lengkapi prompt menjadi seperti ini “buatkan saya caption Instagram untuk postingan tentang liburan ke Bali, pastikan ada kata healing di captionnya”. 

Prompt yang lengkap dan detail akan mengarahkan ChatGPT untuk bekerja lebih optimal. Saran dan jawaban yang diberikan juga lebih beragam dan variatif, sehingga kamu punya banyak pilihan yang lebih banyak. Tinggal memilih jawaban mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu. Maka, kalau tidak ingin jawaban ChatGPT salah pastikan memberi arahan yang lengkap, detail, dan spesifik. 

Sumber: Medium

Terlalu Banyak Arahan dalam Satu Prompt
Ketika memberikan prompt kepada ChatGPT pastikan arahan yang diberikan tidak saling bertabrakan. Jangan memberikan banyak arahan hanya dalam satu prompt saja. Kirim arahan satu per satu agar ChatGPT bisa mencerna setiap arahan dengan baik. 

Fokus pada satu topik saja, agar jawaban yang diberikan ChatGPT relevan dan saling berkaitan. Contoh prompt yang mengandung banyak arahan adalah seperti ini, “tolong buatkan rundown liburan ke Singapura, sertakan harganya, transportasi, aktivitas yang bisa dilakukan, dan outfit setiap harinya”. Prompt ini mengandung terlalu banyak arahan. 

Dengan banyaknya perintah dengan topik yang bermacam-macam bisa membuat ChatGPT menjadi tidak optimal dalam menjawabnya. Hasilnya, jawaban ChatGPT salah dan kurang memuaskan kamu. Lebih baik jika perintah diberikan satu persatu, mulai dari rundown liburan, setelah dijawab baru memberi arahan lagi untuk memberikan rincian harga, dan seterusnya. 

Baca juga: Ketahui Fungsi ChatGPT untuk Tugas Kuliah dan Tips Menerapkannya

Tidak Memberikan Brief yang Jelas
Kesalahan menggunakan ChatGPT yang harus dihindari adalah pemberian brief yang tidak jelas. Kalau kamu memberi brief yang kurang jelas, jangan kaget jika jawaban ChatGPT menjadi tidak spesifik bahkan salah. Walaupun AI pintar dan canggih, tetapi untuk mengoperasikannya tetap butuh arahan atau brief yang tepat, agar jawaban yang diberikan bisa sesai dengan yang kamu harapkan. 

Misalkan kamu ingin meminta ChatGPT untuk membuat script konten reels, tetapi kamu hanya memberikan arahan “buatkan script konten reels untuk Instagram”. ChatGPT akan bingung memberikan jawaban apa, karena tidak ada brief yang jelas. Sedangkan jika kamu menyertakan genre konten, karakteristik audiens dan lengkap dengan tema, pasti script kontennya akan lebih jelas, unik dan berbeda dari yang lainnya.

Topik Pertanyaan yang Terus Berubah
Ketika kamu pakai ChatGPT secara terus menerus, sebenarnya sistem secara otomatis akan belajar dari percakapan yang sudah dibangun sebelumnya. Semakin sering bertanya dengan topik yang sama, ChatGPT akan semakin aware dengan gaya, kebutuhan, dan arah pembahasan kamu. Tetapi kalau dalam satu tab kamu terus mengganti topik, jawaban ChatGPT bisa jadi kurang memuaskan. 

Kalau kamu menanyakan topik yang lompat-lompat, ChatGPT akan kesulitan memahami konteks mana yang harus diikuti, karena percakapannya menjadi tercampur aduk. Kalau kamu ingin membahas hal baru, solusi paling mudahnya adalah membuka tab atau chat baru. Dengan membuat chat baru, percakapan sebelumnya menjadi tidak terekam, sehingga ChatGPT bisa lebih segar dengan arahan terbaru. 

Kalau kamu mulai merasa hasil jawaban ChatGPT mulai salah dan kurang memuaskan, coba untuk buat tab baru. Dengan cara ini, ChatGPT bisa fokus sepenuhnya ke topik yang dimaksud tanpa kebingungan menebak konteks sebelumnya. 

Sumber: Cloud Moyo

Tidak Menyertakan Contoh atau Referensi
Kesalahan menggunakan ChatGPT selanjutnya adalah ketika penggunanya tidak menyertakan contoh atau referensi. ChatGPT akan memberikan jawaban yang lebih tepat jika kamu menyertakan referensi. Adanya contoh ini bisa memberikan gambaran, sehingga sistem bisa menyesuaikan sesuai dengan keinginanmu. 

Apalagi kalau kamu menginginkan hasil yang sifatnya lebih spesifik. Kamu harus memberikan contoh terlebih dahulu. Misalnya “buatkan lirik lagu tentang persahabatan, buatkan mirip dengan contoh lagu Kepompong”. Kamu juga bisa memberi prompt tambahan “dengan gaya penulisan seperti..”, “mirip dengan tema..”, dan prompt lainnya yang membuat arahan menjadi lebih spesifik dan mengikuti contoh yang ada. 

Itulah beberapa kesalahan menggunakan ChatGPT yang bisa membuat jawaban salah. Pastikan kamu menghindari hal-hal diatas, agar jawaban yang diberikan ChatGPT bisa membantu dan membuat hidup kamu menjadi lebih praktis. Agar setiap sesi dengan ChatGPT bisa berjalan dengan lancar, pastikan kamu menggunakan smartphone yang punya performa kencang untuk browsing.

Salah satunya smartphone dari vivo X200 yang sudah ditenagai oleh chipset terbaru yaitu Mediatek Dimensity 9400. Performanya yang ngebut ditambah RAM besar, bisa bikin proses multitasking kamu jadi semakin lancar tanpa hambatan. Search apapun di browser dan ChatGPT tanpa mengenal lemot. 

Untuk bisa mendapatkan smartwatch ini pastikan kamu membelinya di Eraspace. Banyak penawaran menarik mulai dari potongan harga spesial, penawaran gratis ongkir, dan jaminan barang original jika belanja di Eraspace. Dapatkan pula bonus poin MyEraspace yang bisa kamu tukarkan ke beragam reward menarik. Temukan pilihan smartphone terbaik, hanya di Eraspace! 

Baca juga: Keunggulan Layanan ChatGPT Go yang Punya Harga Lebih Murah



Copyright © 2013-present Magento, Inc. All rights reserved.