6 Tips Memilih Laptop untuk Kuliah, Mahasiswa Wajib Tahu!

6 Tips Memilih Laptop untuk Kuliah, Mahasiswa Wajib Tahu!

Sumber: Shutterstock

Laptop menjadi perangkat yang harus dimiliki mahasiswa untuk menunjang segala aktivitas di perkuliahan. Dengan perkembangan zaman yang cepat, kuliah tidak lagi hanya menggunakan kertas atau buku saja, tetapi membutuhkan laptop untuk mengerjakan tugas atau mengakses jurnal secara online. Apapun jurusannya, memiliki laptop untuk kuliah menjadi kebutuhan primer supaya perkuliahan jadi lebih mudah. 

Apalagi sistem belajar di perkuliahan belakangan ini mewajibkan mahasiswa untuk membuat presentasi, hingga membuat project yang hanya bisa diakses pakai laptop. Tetapi, ada hal yang membuat bingung karena pilihan laptop ada sangat banyak, dan mahasiswa sering bingung harus memilih yang mana. Apakah harus laptop yang mahal? Atau yang penting bisa browsing?

Nah, supaya kamu tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari, coba simak beberapa tips memilih laptop untuk kuliah berikut ini!

Sesuaikan Spesifikasi dengan Jurusan Kuliah
Tips memilih laptop untuk kuliah yang pertama adalah pastikan kamu menyesuaikan spesifikasi laptop dengan jurusan kuliah. Setiap jurusan kuliah punya kebutuhan perangkat yang berbeda-beda, jadi pemilihan laptop mahasiswa tidak bisa disamaratakan. Misalnya, mahasiswa jurusan marketing tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dibandingkan mahasiswa DKV atau programming.

Beberapa jurusan bahkan mewajibkan mahasiswanya bisa mengakses aplikasi berat yang membutuhkan spesifikasi tertentu. Maka, sebelum membeli laptop untuk kuliah lakukan riset kecil dengan bertanya ke alumni atau dosen mengenai spesifikasi laptop yang direkomendasikan.

Dengan memilih laptop sesuai kebutuhan jurusan, kamu bisa menghindari masalah seperti aplikasi yang tidak kompatibel atau performa yang lambat. Laptop yang tepat akan membuat proses belajar terasa lebih efektif dan nyaman. Kamu juga tidak perlu khawatir ketika harus mengerjakan project besar atau menginstal software khusus, karena memang spesifikasinya sudah support.

Sumber: Pond5

Perhatikan Prosesor & RAM
Ketika memilih laptop untuk mahasiswa, prosesor dan RAM adalah dua komponen utama yang wajib diperhatikan. Prosesor bagaikan “otak” dari laptop yang menentukan seberapa cepat perangkat memproses data. Jika kebutuhan kuliah kamu tidak terlalu berat, prosesor seperti Intel Core i3 atau Ryzen 3 generasi terbaru sudah cukup memadai.

Namun, kalau jurusanmu mengharuskan aktivitas editing, desain, atau coding berat, kamu sebaiknya mempertimbangkan Intel Core i7 atau AMD Ryzen 7 agar performanya lebih optimal. Selain prosesor, jangan lupa juga untuk pertimbangkan kapasitas RAM karena akan memengaruhi kelancaran multitasking. 

Minimal pilih laptop dengan RAM 8GB agar tetap nyaman digunakan untuk membuka beberapa aplikasi sekaligus. Jika kamu sering mengerjakan project besar, RAM 16GB akan jauh lebih ideal. Untuk jurusan yang membutuhkan proses rendering atau desain grafis, tambahan GPU diskrit juga sangat disarankan agar kinerja laptop tetap stabil dan responsif.

Baca juga: 8 Cara Upgrade RAM Laptop untuk Tingkatkan Kapasitas RAM

Cek Daya Tahan Baterai
Salah satu alasan utama mahasiswa memilih laptop adalah karena sifatnya yang portabel, fleksibel, dan praktis. Namun, semua itu akan percuma jika baterai laptop cepat habis dan kamu harus terus mencari colokan listrik. Di lingkungan kampus, tidak semua sudut menyediakan stop kontak, dan sering sudah dipenuhi mahasiswa lain. Maka, saat memilih laptop, daya tahan baterai menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan.

Idealnya, pilih laptop untuk mahasiswa yang punya daya tahan baterai minimal 8 jam agar bisa digunakan seharian tanpa perlu sering mengisi ulang. Laptop dengan fitur fast charging juga menjadi nilai tambah karena dapat menghemat waktu saat kamu hanya punya jeda singkat di antara kelas. Dengan baterai yang awet, kamu bisa lebih fokus mengikuti perkuliahan tanpa khawatir perangkat tiba-tiba mati. Aktivitas belajar selama kuliah jadi terasa lebih praktis dan efisien.

Perhatikan Bobot & Ukuran Layar
Sebagai mahasiswa, mobilitas kamu cenderung tinggi karena harus berpindah kelas, belajar di perpustakaan, atau ke cafe untuk kerja kelompok. Laptop yang terlalu berat tentu akan membuat bahu cepat pegal dan tidak nyaman dibawa seharian. Ketika memilih laptop untuk kuliah, pilihlah laptop dengan bobot di bawah 1,5 kg agar tetap ringan dan mudah dimasukkan ke dalam tas. Tips yang satu ini masih sering dianggap sepele, padahal berpengaruh pada kenyamanan. 

Selain bobot, ukuran layar juga perlu dipertimbangkan dengan matang. Layar 13 hingga 14 inci adalah ukuran yang paling ideal karena seimbang antara kenyamanan visual dan portabilitas. Ukuran tersebut masih nyaman untuk mengetik maupun presentasi tanpa membuat tas terasa penuh. Namun, jika kamu sering melakukan editing atau desain detail, layar hingga 16 inci bisa menjadi pilihan agar tampilan lebih luas dan jelas.

Sumber: T3

Konektivitas dan Port yang Lengkap
Tips memilih laptop untuk mahasiswa yang selanjutnya adalah pastikan laptop punya konektivitas dan port yang lengkap. Di era laptop tipis modern belakangan ini, biasanya jumlah port sering kali dikurangi demi desain yang lebih minimalis. Padahal, bagi mahasiswa, keberadaan port yang lengkap sangatlah penting untuk mendukung aktivitas kuliah. 

Mahasiswa tetap membutuhkan USB Type-A untuk flashdisk, HDMI untuk presentasi ke proyektor, serta USB Type-C untuk transfer data cepat atau pengisian daya. Tanpa port yang memadai, kamu mungkin harus membeli adaptor tambahan yang justru merepotkan dan tidak praktis. 

Selain port fisik, konektivitas nirkabel juga tidak kalah penting. Pastikan laptop sudah mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth agar koneksi internet lebih stabil dan cepat. Internet menjadi kebutuhan utama mahasiswa untuk mengakses materi, mengerjakan tugas, hingga mengikuti kelas online. Dengan konektivitas yang baik, kamu bisa bekerja lebih efisien tanpa terganggu masalah jaringan.

Jangan Ragu Berikan Budget Ekstra
Membeli laptop untuk kuliah sebaiknya dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar pengeluaran sesaat. Jika memungkinkan, jangan ragu untuk memberikan budget ekstra demi mendapatkan spesifikasi yang lebih baik dan tahan lama. Laptop dengan performa yang lebih pastinya lebih tahan lama dan bisa kamu gunakan hingga lulus, bahkan untuk bekerja di tahun kedepannya.

Meski budget mahasiswa seringkali terbatas, kamu bisa mulai menabung dan merencanakan pembelian dengan matang. Pertimbangkan juga faktor garansi resmi dan ketersediaan service center yang mudah dijangkau. Laptop murah memang terlihat menarik, tetapi perhatikan potensi biaya perbaikan di kemudian hari. Lebih baik mengeluarkan dana sedikit lebih besar di awal daripada harus mengeluarkan biaya tambahan karena perangkat cepat bermasalah.

Itulah beberapa tips memilih laptop untuk mahasiswa yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan dengan baik. Pastikan kamu memilih laptop yang benar-benar sesuai, agar penggunaannya efektif dan bisa membuat proses perkuliahan jadi lebih lancar. Salah satu pilihan laptop mahasiswa yang bisa kamu lirik adalah ADVAN Workmate R5

Dengan harga 4 jutaan kamu sudah bisa mendapatkan laptop dengan RAM 8GB dan prosesor AMD Ryzen 5 3500U yang cocok untuk dipakai mahasiswa. Konektivitas dan ketersediaan port juga lengkap, bisa dukung segala kegiatan aktif para mahasiswa. Bobotnya juga tergolong ringan, kurang dari 1.4 kg dan layarnya punya lebar 14 inch, akan sangat nyaman ketika dibawa ke kampus. 

Tentunya, kamu bisa membeli laptop ini melalui erafone. Ada potongan harga menarik, jaminan barang original hingga penawaran gratis ongkir yang bisa kamu nikmati setiap belanja di erafone. Kalau mau lebih untung, pastikan kamu sudah bergabung menjadi member MyEraspace yaa! 

Baca juga: Jangan Panik! Ini Dia 5 Cara Mengatasi Laptop Restart Lama



Copyright © 2013-present Magento, Inc. All rights reserved.