Olahraga Kardio vs Angkat Beban, Mana Pilihan Terbaik untuk Diet?
Sumber: Asics
Ketika kamu sudah memutuskan untuk diet, selain menjaga pola makan kamu juga harus mempersiapkan jenis olahraga yang akan kamu jalankan. Sebenarnya ada banyak pilihan olahraga yang bisa kamu pilih, tetapi ketika diet pilihlah olahraga yang efektif dalam pembakaran kalori. Supaya upaya penurunan berat badan bisa lebih cepat dan metabolisme tubuh tetap baik karena diimbangin dengan olahraga yang menyehatkan tubuh.
Dalam perjalanan menurunkan berat badan, ada dua pilihan olahraga yang sering dipertanyakan, antara olahraga kardio vs angkat beban. Lebih efektif lari berjam-jam atau angkat beban? Banyak orang terjebak dalam dilema ini, menganggap keduanya adalah pilihan yang saling bertolak belakang. Padahal masing-masing jenis olahraga ini sama-sama membawa dampak baik untuk kebugaran tubuh.
Nah, untuk kamu yang baru mau memulai diet dan bingung harus memilih olahraga untuk diet yang mana, pelajari penjelasan lengkapnya berikut ini!
Perbedaan Manfaat Olahraga
Olahraga kardio vs angkat beban sebenarnya memiliki fokus manfaat yang berbeda. Kardio adalah aktivitas fisik yang meningkatkan detak jantung dan pernapasan, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah akan terlatih untuk bekerja lebih efisien. Jenis olahraga ini sangat efektif untuk membakar lemak dan kalori, sehingga sering dijadikan pilihan utama saat diet. Contoh olahraga kardio antara lain lari, berenang, bersepeda, tenis, senam, hingga HIIT.
Sementara itu, angkat beban merupakan latihan ketahanan yang bertujuan membangun massa otot dan meningkatkan kekuatan tubuh. Latihan ini menggunakan beban eksternal seperti dumbbell, barbell, atau berat badan sendiri. Manfaat utamanya adalah memperkuat otot dan membantu membentuk tubuh agar lebih proporsional.
Perbedaan kardio & angkat beban ini bisa kamu sesuaikan dengan tujuan diet. Jika tujuan utama diet kamu adalah penurunan berat badan secara cepat, kardio cenderung lebih efektif karena pembakaran kalorinya lebih besar. Sedangkan kalau kamu melakukan diet untuk meningkatkan kekuatan tumbuh, pilihlah jenis olahraga angkat beban.
Sumber: Men’s Health
Gerakan yang Dilakukan
Ketika kamu memilih olahraga untuk diet, aspek yang harus diperhatikan juga adalah gerakan yang dilakukan setiap pilihan olahraga. Gerakan pada olahraga kardio umumnya lebih banyak dan melibatkan hampir seluruh tubuh. Saat lari, misalnya, kaki, tangan, dan tubuh bergerak secara bersamaan dalam waktu yang cukup lama.
Gerakan olahraga kardio bersifat kontinu dan berulang dengan intensitas relatif stabil. Kelompok otot besar bekerja terus-menerus sehingga tubuh menggunakan energi dalam jumlah besar. Sedangkan, angkat beban bersifat intermiten atau terputus-putus. Gerakan dilakukan dalam repetisi dan set tertentu, lalu diselingi waktu istirahat.
Fokus latihan angkat beban adalah untuk memberikan tekanan pada otot agar serat otot mengalami mikro-robekan dan tumbuh lebih kuat. Sedangkan fokus latihan olahraga kardio untuk pembakaran kalori supaya tubuh menjadi bugar.
Kembali lagi, kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan kesukaanmu. Jika ingin olahraga dengan gerakan terus-menerus dan intens, kardio jadi pilihan. Sedangkan angkat beban cocok untuk kamu yang ingin membangun otot secara bertahap.
Baca juga: 6 Jenis Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan Di Mana Saja
Kalori yang Terbakar
Perbedaan olahraga kardio vs angkat beban juga bisa kamu lihat dari sisi pembakaran kalorinya. Olahraga kardio dikenal lebih unggul membakar kalori secara instan. Aktivitas seperti lari selama 45 menit atau menempuh jarak 5 km dapat membakar sekitar 300 - 400 kalori. Dalam waktu yang lebih singkat, kamu sudah bisa membakar kalori dalam jumlah yang cukup banyak.
Namun, angkat beban juga tidak bisa dianggap remeh. Meski pembakaran kalori saat latihan terasa lebih rendah, efeknya justru berlangsung lebih lama. Tubuh akan tetap membakar kalori hingga 24 - 36 jam setelah latihan untuk proses pemulihan otot, yang dikenal sebagai efek afterburn. Dalam satu jam latihan angkat beban, kamu bisa membakar sekitar 300 - 500 kalori tergantung intensitas dan beban.
Kalau kamu ingin pembakaran kalori yang instan pilihlah kardio. Jika dilakukan rutin 3–5 kali seminggu dan diimbangi pola makan sehat, penurunan berat badan akan lebih cepat terasa. Bahkan kamu bisa lihat perbedaanya hanya dalam jangka waktu satu bulan. Inilah alasan kardio sering dijadikan andalan utama saat diet.
Sumber: Meridian Fitness
Lantas, Mana yang Terbaik untuk Diet?
Jika ditanya pilihan mana yang terbaik, jawabannya sangat bergantung pada tujuan diet kamu. Jika target utama adalah menurunkan angka di timbangan secepat mungkin, olahraga kardio menjadi pilihan yang paling efektif. Pembakaran kalori yang besar dan langsung membantu menciptakan defisit kalori dengan cepat.
Kardio juga cocok untuk pemula yang baru memulai program diet, karena pilihan olahraganya yang banyak, kamu jadi tidak mudah bosan melakukannya. Namun, jika tujuan diet kamu adalah membentuk tubuh, mengencangkan otot, dan meningkatkan metabolisme jangka panjang, angkat beban sangat disarankan. Latihan ini membantu tubuh membakar lemak sekaligus membangun massa otot.
Untuk hasil yang optimal, kamu juga bisa mengkombinasikan kardio dan angkat beban. Pastikan dilakukan di hari berbeda atau dengan pengaturan intensitas yang sesuai agar tubuh tidak kelelahan.
Tips Sukses Diet
Kalau kamu sudah menentukan olahraga yang cocok dengan kebiasaan dan tujuan diet, segera lakukan dengan rutin setiap minggunya. Berlatihlah minimal 3 kali seminggu supaya upaya diet tidak sia-sia. Selain itu, kamu juga bisa lakukan beberapa tips sukses diet berikut ini!
- Perhatikan pola makan dan pastikan asupan kalori tetap terkontrol
- Jaga kualitas tidur agar metabolisme tubuh tetap optimal
- Jangan lupakan konsumsi protein untuk membantu pembentukan otot
- Hindari overtraining agar tubuh tidak stres dan cedera
- Perbanyak konsumsi air putih supaya asupan cairan tubuh tetap terpenuhi
Itulah penjelasan lengkap tentang perbedaan olahraga kardio & angkat beban. Beberapa perbandingan tersebut bisa kamu pertimbangkan, supaya kamu tetap menjalankannya dengan hati yang senang, sehingga proses diet bisa dilakukan tanpa tekanan. Pastikan juga kamu selalu memantau kondisi tubuh menggunakan smartwatch Garmin Venu 3S.
Smartwatch ini dilengkapi fitur kebugaran dan mampu merekam berbagai aktivitas olahraga. Kamu bisa mengetahui heart rate, kalori yang terbakar, total steps, hingga skor tidur. Sangat mendukung penggunanya yang sedang menjalankan program olahraga untuk diet. Tampilannya yang stylish dengan layar AMOLED touch screen, akan membuat style kamu jadi lebih keren.
Untuk bisa memiliki jam tangan ini, kamu bisa membelinya melalui Urban Republic. Dapatkan penawaran harga spesial, jaminan barang original, bahkan penawaran gratis ongkir setiap pembelian di Urban Republic. Ada juga paket bundling yang pastinya bikin belanja kamu jadi makin untung, tentunya semua keuntungan ini hanya bisa didapatkan kalau kamu membelinya di Urban Republic!
Baca juga: Sejumlah Manfaat Olahraga Angkat Beban untuk Kebugaran