Pengertian Isra Miraj dan Sejarah Singkatnya dalam Ajaran Islam
Sumber: Muslim Hands
Pada tanggal 16 Januari atau bertepatan dengan 27 Rajab ini, masyarakat muslim di Indonesia turut memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Hal itu dilakukan untuk memperingati peristiwa yang sangat penting dalam ajaran Islam dan dikenal sebagai perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian dilanjutkan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat wajib.
Momentum Isra Miraj sering diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, ceramah, dan refleksi spiritual di masjid atau lingkungan masyarakat. Namun, apakah kamu sudah mengetahui apa pengertian Isra Miraj dan sejarah singkatnya? Nah, berikut ini ulasan lengkap terkait pengertian Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang perlu kamu ketahui.
Pengertian Isra Miraj Menurut Islam
Lantas apa itu Isra Miraj? Dalam ajaran Islam, Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa mukjizat yang paling penting dalam sejarah kenabian Nabi Muhammad SAW di mana beliau mengalami perjalanan luar biasa dalam satu malam atas kehendak Allah SWT. Secara istilah, Isra merujuk pada perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, sedangkan Miraj berarti kenaikan Nabi dari masjid tersebut ke langit-langit sampai ke Sidratul Muntaha.
Peristiwa Isra Miraj disebutkan dalam Al-Qur’an dan dijelaskan melalui berbagai sumber hadis sebagai bukti kedekatan dan kehormatan Nabi SAW di hadapan Allah SWT. Melalui peristiwa Isra Miraj ini, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu sehari semalam yang diterimanya langsung dari Allah SWT.
Sumber: Muslim Hands
Sejarah Peristiwa Isra Miraj
Lalu, bagaimana sejarah peristiwa Isra Miraj bisa terjadi? Peristiwa Isra Miraj terjadi pada masa yang berat bagi Nabi Muhammad SAW yang dalam sejarah Islam dikenal sebagai Amul Huzni atau Tahun Kesedihan. Pada periode ini, Nabi kehilangan dua sosok penting yang selama ini menjadi penopang dakwahnya, yakni istri beliau Khadijah RA dan pamannya Abu Thalib. Di tengah situasi tersebut, Allah SWT memberikan penghiburan sekaligus kemuliaan melalui sebuah perjalanan luar biasa pada malam hari.
Perjalanan Isra Nabi Muhammad SAW dimulai dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Selama perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW ditemani Malaikat Jibril dan menunggangi Buraq yang merupakan kendaraan khusus yang bergerak sangat cepat melampaui jarak pandang.
Baca juga: Simak Tips Wisata Halal Luar Negeri yang Mudah dan Seru
Setibanya di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW memimpin salat bersama para nabi terdahulu sebelum melanjutkan perjalanan Miraj atau perjalanan menuju langit. Dalam perjalanan ini, Nabi menembus tujuh lapisan langit dan bertemu dengan para nabi pilihan, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS.
Puncak perjalanan Isra dan Miraj terjadi saat Nabi mencapai Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi yang tidak dapat dilampaui makhluk manapun. Di sanalah Nabi menerima perintah langsung dari Allah SWT mengenai kewajiban salat yang semula ditetapkan sebanyak 50 waktu dalam sehari semalam kemudian diringankan menjadi lima waktu salat wajib setelah melalui beberapa tahapan permohonan keringanan.
Sumber: UK Care for Children
Makna Peristiwa Isra Miraj bagi Umat Muslim
Setelah memahami pengertian Isra Miraj secara istilah dan sejarah singkatnya, selanjutnya kamu perlu memahami apa makna peristiwa Isra Miraj ini bagi umat muslim. Bagi umat Muslim, Isra Miraj memiliki makna yang sangat mendalam karena menjadi momentum ditetapkannya kewajiban salat lima waktu sebagai ibadah utama dalam kehidupan sehari-hari.
Salat dipahami sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT yang menjadi fondasi pembentukan iman dan ketakwaan. Melalui peristiwa ini, umat Islam diajak untuk memahami bahwa ibadah memiliki posisi sentral dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan aktivitas duniawi.
Di sisi lain, Isra Miraj juga mengandung pesan moral tentang keteguhan iman dan kesabaran dalam menghadapi ujian hidup. Perjalanan agung tersebut terjadi setelah Nabi Muhammad SAW melewati masa sulit sehingga menjadi pengingat bahwa setiap kesulitan selalu diiringi dengan pertolongan dan hikmah dari Allah SWT.
Oleh karena itu, peringatan Isra Miraj tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai refleksi bagi umat Muslim untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meneladani sikap sabar dan istiqamah dalam menjalani kehidupan.
Nah, itu dia ulasan lengkap terkait pengertian Isra Miraj dalam ajaran Islam beserta dengan sejarah singkatnya. Agar aktivitas ibadah dan pekerjaan sehari-hari makin produktif, jangan lupa untuk melengkapi kebutuhan perangkat gadget terbaikmu hanya di erafone.
Rekomendasi yang bisa kamu pertimbangkan adalah Samsung Galaxy Tab S10 FE yang tersedia di erafone dan dapat diakses baik melalui situs resmi maupun aplikasi erafone. Berbelanja di erafone memberikan jaminan produk 100% original ditambah dengan layanan gratis ongkir ke seluruh Indonesia. Supaya lebih untung, pastikan kamu melakukan pembelian menggunakan member MyEraspace untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik dari erafone.
Baca juga: 9 Kebiasaan Baik di Tahun 2026, Untuk Wujudkan Hidup Lebih Sehat