7 Permainan untuk Anak yang Mendidik & Bisa Kurangi Screen Time!
Sumber: Lovevery
Orang tua zaman sekarang dihadapkan dengan satu tantangan baru, dimana mereka harus mengusahakan agar anak tidak ketergantungan pada gadget. Screen time anak yang tinggi akan berpengaruh pada kemampuannya bersosialisasi, bahkan mengganggu kesehatan mata mereka. Sebagai orang tua, harus pintar dalam memilih aktivitas harian anak.
Mengingat usia anak-anak bisa dibilang sebagai golden age, apa yang dilakukan sejak kecil akan berpengaruh pada pemikiran dan kebiasaannya di masa yang akan datang. Supaya masa emas itu tidak terbuang sia-sia karena penggunaan gadget, sebagai orang tua bisa memilih alternatif permainan untuk anak. Orang tua bisa memilih permainan yang sifatnya offline, bukan bergantung pada penggunaan gadget.
Sebenarnya ada banyak jenis permainan untuk anak yang benar membawa dampak baik. Pilihan permainannya beragam, mulai dari bermain puzzle, bersepeda, hingga permainan memecahkan teka-teki. Bagi para orang tua, wajib nih untuk tahu beberapa rekomendasi permainan untuk anak yang mendidik dan bermanfaat baik untuk tumbuh kembang buah hati, simak penjelasannya berikut ini yuk!
Menyusun Balok
Jenis permainan untuk anak yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya adalah permainan menyusun balok. Ini termasuk permainan yang klasik tetapi bantu melatih kognitif dan motorik anak. Aktivitas ini melatih motorik halus, koordinasi tangan dan mata, sekaligus kemampuan berpikir logis saat anak mencoba menyeimbangkan balok agar tidak roboh.
Anak juga mulai memahami konsep dasar seperti gravitasi, keseimbangan, dan bentuk geometri secara alami. Permainan menyusun balok ini juga sangat efektif melatih kemampuan problem solving. Anak akan belajar mencoba, gagal, lalu mencoba lagi sampai menemukan susunan yang paling kokoh.
Agar permainan jadi lebih seru, orang tua bisa memberi tantangan seperti membuat menara tertinggi atau membangun theme park dari balok. Tantangan kecil ini membantu anak belajar berpikir kreatif dan pantang menyerah.
Sumber: My Kingdom
Bermain Sepeda
Kalau lagi bingung memilih jenis permainan untuk anak, ajaklah anak untuk bermain sepeda. Aktivitas ini bukan hanya soal bersenang-senang, tetapi juga sarana belajar keseimbangan yang sangat baik untuk anak. Saat ini, sudah ada balance bike yang sudah bisa digunakan sejak usia dini dan efektif melatih anak menjaga keseimbangan tubuh.
Aktivitas ini juga melibatkan kegiatan fisik atau olahraga yang berpengaruh pada kebugaran dan kesehatan anak yang meningkat. Bermain sepeda juga mengajarkan anak untuk tidak mudah menyerah dan melatih konsentrasi. Bahkan ketika anak berhasil, ada rasa percaya diri yang terus tumbuh. Nah, supaya lebih seru, ajak teman sebaya atau tetangga supaya kemampuan sosial anak ikut berkembang.
Permainan Puzzle & Board Games
Permainan untuk anak yang satu ini rasanya sulit untuk dilewatkan, yaitu permainan puzzle dan board games. Permainan klasik ini tetap relevan hingga sekarang, dan manfaatnya sama-sama baik untuk tumbuh kembang anak. Puzzle akan melatih anak untuk berpikir, bersabar, dan berusaha menyatukan kepingan hingga membentuk gambar utuh.
Sementara itu, board games seperti ular tangga, ludo, atau monopoli mengajarkan banyak nilai positif. Anak belajar mengikuti aturan, bergiliran, serta menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif. Permainan ini juga melatih logika berpikir dan kesabaran, sekaligus menjadi alternatif hiburan yang bebas screen time.
Memecahkan Teka Teki
Permainan memecahkan teka-teki sangat baik untuk mengasah kemampuan kognitif anak. Mulai dari tebak gambar, tebak gerakan, labirin, tic tac toe, jig saw hingga teka-teki silang sederhana, semuanya merangsang otak untuk berpikir aktif. Anak belajar mengingat, menganalisis, dan mencari solusi dengan cara yang menyenangkan.
Bermain teka-teki bersama teman dan keluarga juga akan memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Saat anak kesulitan, sebaiknya jangan langsung memberi jawaban, tetapi berikan petunjuk kecil agar anak tetap berjuang. Cara ini melatih daya juang, rasa percaya diri, dan kemampuan berpikir mandiri. Selain itu, kosakata dan kreativitas anak juga akan ikut berkembang.
Baca juga: 6 Cara Mengatur Screen Time Anak Setelah Libur Panjang
Permainan Kartu
Sebagai orang tua harus memilih jenis permainan yang tepat, dan kamu bisa menemukannya di permainan kartu seperti Uno atau kartu remi. Lewat permainan ini, anak belajar memahami aturan, disiplin, dan mengikuti giliran bermain. Aktivitas ini juga melatih fokus, daya ingat, serta kemampuan berhitung sederhana.
Selain manfaat kognitif, permainan kartu juga mengajarkan keterampilan sosial dan emosional. Anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta menerima hasil permainan dengan lapang dada. Permainan kartu adalah aktivitas selain screen time yang terasa menyenangkan dan bisa dimainkan bersama. Pastikan sebagai orang tua kamu mengajarkan cara bermainnya sejak awal agar anak memahami aturannya dengan baik.
Sumber: Small Smart
Mewarnai atau Melukis
Jenis permainan untuk anak yang bisa orang tua lakukan bersama anak adalah mewarnai dan melukis. Ini merupakan aktivitas sederhana yang kaya manfaat untuk anak. Kegiatan ini membantu mengembangkan motorik halus, koordinasi anggota tubuh, serta meningkatkan fokus dan konsentrasi. Anak juga belajar mengenal warna, bentuk, dan batas dengan cara yang menyenangkan.
Selain itu, mewarnai dan melukis menjadi sarana ekspresi diri dan relaksasi bagi anak. Supaya lebih menantang, orang tua bisa mengubah aktivitas ini menjadi permainan dengan memberi tema tertentu atau batasan waktu. Hasil karya anak juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membantu menemukan bakat sejak dini.
Role Play
Role play atau permainan peran adalah permainan sederhana yang sangat bermanfaat bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Anak bisa berandai-andai menjadi dokter, guru, koki, atau profesi lainnya sesuai imajinasinya. Aktivitas ini membantu anak mengembangkan kreativitas dan kemampuan berkomunikasi.
Lewat jenis permainan ini, anak juga belajar memahami perasaan orang lain dan melatih empati. Kamu bisa memanfaatkan benda-benda di rumah sebagai properti agar permainan terasa lebih nyata. Permainan ini tidak memerlukan alat khusus dan bisa dilakukan kapan saja. Selain seru, role play membantu anak belajar banyak hal melalui pengalaman bermain yang menyenangkan.
Itu dia beberapa permainan untuk anak yang bisa mendidik sekaligus bantu mengurangi screen time. Memang benar bahwa mengurangi screen time memang butuh usaha ekstra, namun melihat anak tumbuh kreatif dan aktif adalah investasi terbaik untuk masa depan mereka.
Supaya selama bermain bersama anak vibesnya seru dan menyenangkan, kamu bisa sambil memutar lagu menggunakan Marshall Emberton III Portable Speaker. Bentuknya yang compact, mudah untuk dibawa kemanapun keluarga pergi. Untuk urusan suara juga tidak perlu diragukan, karena suara signature Marshall sudah terkenal akan kualitas suara yang jernih, bassnya dalam, dan nyaman didengar.
Baterainya juga awet dan tahan lama, kamu bisa pakai hingga 32 jam pemakaian. Saat bermain bersama anak dijamin tidak akan bosan jika ditemani iringan lagu dari speaker ini. Tidak perlu bingung harus membelinya dimana, karena kamu bisa mendapatkannya melalui erafone. Ada potongan harga spesial, jaminan barang original jika kamu membeli di erafone. Pastikan kamu sudah bergabung menjadi member MyEraspace untuk nikmati penawaran menarik lainnya!
Baca juga: 6 Channel YouTube buat Anak yang Mendidik dan Menghibur