Sejumlah Olahraga untuk Turunkan Kolesterol, Sehat di 2026
Sumber: istockphoto
Liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi momentum bagi banyak orang untuk jalan-jalan bersama pasangan maupun keluarga. Hal ini sekaligus dimanfaatkan untuk mencoba berbagai kuliner dari tempat liburan yang dikunjungi sehingga apapun jenis makanan yang dikonsumsi walaupun tidak baik bagi kesehatan sekalipun, tetap akan dikonsumsi demi memanfaatkan waktu liburan.
Alhasil, kebanyakan orang setelah libur panjang biasanya mengalami kenaikan berat badan yang memicu meningkatnya kadar kolesterol. Hal ini jelas berbahaya bagi kesehatan tubuh karena berdampak pada gejala-gejala seperti nyeri dada, kelelahan, kesemutan, leher tegang, pusing, dan masih banyak lagi.
Selain kembali menjaga dan mengonsumsi makanan yang rendah kolesterol, kamu juga harus membarenginya dengan olahraga untuk turunkan kolesterol. Dari sekian banyak jenis pilihan olahraga, tentunya ada beberapa pilihan olahraga untuk turunkan kolesterol secara ampuh. Daripada penasaran, yuk simak penjelasannya berikut ini.
Latihan Kardio untuk Membakar Lemak Secara Ampuh
Olahraga untuk turunkan kolesterol yang pertama untuk kamu lakukan adalah kardio. Kardio merupakan latihan utama pada program penurunan kolesterol. Ketika jantung bekerja lebih cepat, sirkulasi darah meningkat yang membuat tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Oleh karena itu, manfaat olahraga kardio sangat efektif membantu dalam menurunkan kadar kolesterol jahat secara alami.
Ada banyak jenis latihan kardio yang bisa dilakukan, dari menggunakan alat bantu maupun hanya mengandalkan gerakan tubuh saja seperti jalan cepat, jogging ringan, bersepeda, berenang, maupun mengikuti kelas zumba atau aerobik. Kamu bisa memilih jenis kardio yang memang dirasa cocok untuk dilakukan sehingga bisa rutin menjalankannya.
Untuk hasil optimal, kamu bisa melakukan latihan kardio dengan durasi 30 sampai 45 menit per sesi sebanyak 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Tidak perlu terlalu memaksakan intensitas di awal, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah konsistensi. Dengan dilakukan secara teratur, manfaat olahraga kardio akan terasa baik dalam menurunkan kolesterol sekaligus membuat tubuh bugar.

Sumber: istockphoto
Yoga dan Pilates untuk Menenangkan Pikiran sekaligus Menjaga Keseimbangan Hormon
Lanjut ke olahraga untuk turunkan kolesterol berikutnya yaitu yoga dan pilates yang memiliki peran dalam membantu mengendalikan kolesterol secara tidak langsung. Stres yang berlangsung lama akan memicu peningkatan hormon yang bisa berdampak pada naiknya kadar kolesterol. Oleh karena itu, olahraga yang menekankan relaksasi dan ketenangan pikiran jelas sangat dibutuhkan.
Apalagi gerakan olahraga ini terkontrol dan fokus pada pernapasan yang berdampak pada penurunan hormon stres sekaligus membuat tubuh lebih rileks. Saat pikiran tenang, keseimbangan hormon akan terjaga sehingga risiko lonjakan kolesterol bisa ditekan. Kamu juga bisa memiliki kondisi tubuh yang terasa lebih lentur dan bugar.
Untuk melakukan latihan yoga dan pilates, kamu tidak perlu menjalankan durasi lama atau peralatan khusus. Cukup luangkan waktu sekitar 20 sampai 30 menit, bahkan dilakukan setiap hari jika memungkinkan. Konsistensi latihan akan memberi manfaat besar bagi kesehatan mental dan kestabilan kolesterol tubuh.
Baca juga: Ketahui Tips Meningkatkan Kecepatan Lari, Biar Semakin Jago
Latihan Angkat Beban dan Kekuatan untuk Menjaga Metabolisme
Olahraga untuk turunkan kolesterol berikutnya adalah angkat beban dan beberapa latihan kekuatan. Hal ini memberikan kekuatan dalam menjaga metabolisme tubuh. Pasalnya, saat massa otot bertambah, maka tubuh akan membakar lebih banyak kalori serta lemak, bahkan saat kamu sedang beristirahat atau duduk santai.
Oleh karena itu, latihan kekuatan efektif membantu menjaga kolesterol dan berat badan tetap terkendali. Jenis latihan ini tentu cukup fleksibel dan bisa dilakukan di rumah maupun di gym. Selain angkat beban, kamu bisa mengikuti gerakan push-up, squat, dan plank, hingga menggunakan resistance band sebagai alternatif.
Secara ideal, kamu bisa menjalankan latihan kekuatan dilakukan dengan 2 sampai 3 kali seminggu serta dikombinasikan dengan kardio di hari lain sehingga hasilnya menjadi lebih maksimal dan seimbang.
HIIT Sebagai Pilihan Efektif untuk Jadwal Padat
Kemudian ada olahraga untuk turunkan kolesterol berikutnya bernama HIIT atau High-Intensity Interval Training sebagai solusi ideal khususnya untuk kamu yang sibuk dengan aktivitas, namun tetap ingin menjaga kebugaran. Pola latihan ini mengombinasikan gerakan berintensitas tinggi dengan waktu istirahat singkat sehingga membuat pembakaran lemak menjadi maksimal meskipun durasi yang dijalankan singkat.
Metode ini membantu meningkatkan stamina serta metabolisme tubuh secara efisien. Beberapa contoh latihan HIIT yang sederhana dan fleksibel untuk kamu lakukan seperti melakukan sprint selama 30 detik, lalu berjalan santai selama 1 menit secara berulang atau memilih rangkaian gerakan burpees dan jumping jacks dalam beberapa set.
Kamu bisa melakukannya dengan waktu 15 sampai 20 menit per sesi, 2 sampai 3 kali seminggu, serta memberikan jeda agar tubuh memiliki waktu untuk pulih secara optimal.

Sumber: istockphoto
Waktu yang Tepat Melakukan OIahraga untuk Turunkan Kolesterol
Ketika kamu ingin memutuskan untuk menjalani olahraga untuk turunkan kolesterol, tentunya kamu harus menyesuaikan waktu yang dimiliki. Apalagi jika kamu memiliki kegiatan yang cukup padat, maka cara terbaiknya adalah menentukan kapan waktu luang dengan waktu ideal. Adapun waktu yang bisa dipilih untuk berolahraga, di antaranya sebagai berikut:
- Pagi hari menjadi waktu yang tepat atau prime time untuk membakar lemak di antara jam 00sampai 09.00 pagi. Hal ini karena setelah tidak makan dan minum semalaman, kadar gula darah dalam tubuh menjadi rendah sehingga tubuh akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi.
- Sore hari di antara jam 00sampai 18.00 sebagai waktu peak performance dengan kondisi tubuh yang paling optimal karena suhu tubuh naik, otot fleksibel, dan kekuatan berada di level tertinggi sehingga cocok menjadi latihan berat seperti angkat beban atau HIIT.
- Malam hari di antara jam 00sampai 21.00 sebagai waktu rileks mode dengan intensitas ringan atau sedang seperti yoga, stretching, hingga jalan santai dan sebaiknya menghindari latihan berat yang membuat susah tidur.
Dengan melakukan sejumlah olahraga untuk turunkan kolesterol dan waktu yang tepat dalam memulainya, kamu bisa mulai untuk konsisten melakukannya. Hal ini jelas akan mempengaruhi kadar kolesterol yang dimiliki dalam tubuh. Ditambah dengan mulai menghindari makanan tinggi kolesterol dan mengonsumsi makanan-makanan sehat.
Untuk mendukung aktivitas olahraga ini, kamu bisa memanfaatkan perangkat gadget seperti smartwatch yang dibekali fitur untuk memantau rutinitas olahraga secara benar. Salah satu pilihan smartwatch yang dimaksud adalah Garmin Forerunner 165. Kamu bisa mendapatkannya secara online melalui Urban Republic.
Caranya dengan mengunjungi website resmi Urban Republic. Jadi tunggu apalagi? Yuk, dapatkan smartwatch yang bisa mendukung aktivitas olahraga untuk turunkan kolesterol kamu secara mudah hanya di Urban Republic, sekarang.
Baca juga: 7 Spot Lari di Sekitar Jakarta, Masih Asri & Nyaman untuk Olahraga